poltekkesternate.com – Banyak orang masih percaya hal-hal yang nggak terbukti soal jerawat. Padahal, kalau asal percaya, bisa-bisa perawatan kulit malah salah arah. Akibatnya, jerawat bukannya sembuh, justru makin parah dan makin bikin bete.
Di poltekkesternate.com, kita sering nemuin pertanyaan-pertanyaan yang berasal dari mitos yang udah lama beredar. Nah, biar nggak salah kaprah lagi, yuk kita bahas satu-satu mitos soal jerawat yang masih banyak dipercaya orang. Siapa tahu, kamu juga pernah jadi korban salah paham ini!
1. Jerawat Itu Tanda Kurang Jaga Kebersihan
Mitos yang paling sering muncul. Banyak orang bilang jerawat muncul karena kamu malas cuci muka. Padahal, jerawat bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk hormon, stres, dan makanan. Cuci muka memang penting, tapi bukan satu-satunya penyebab jerawat.
Faktanya, terlalu sering mencuci muka juga bisa bikin kulit iritasi dan produksi minyak jadi berlebih. Jadi, cukup dua kali sehari aja ya.
2. Makin Sering Dipencet, Makin Cepat Hilang
Siapa yang suka gemes pengin pencet jerawat? Sayangnya, ini malah bisa bikin masalah makin rumit. Jerawat yang dipencet bisa bikin bakteri masuk lebih dalam ke kulit dan menyebabkan infeksi atau bekas luka.
Lebih baik pakai obat totol jerawat yang sesuai dan biarkan jerawat kempes dengan sendirinya. Sabar itu bagian dari proses penyembuhan.
3. Jerawat Cuma Dialami Remaja
Banyak orang kira jerawat cuma terjadi saat masa puber. Padahal, jerawat dewasa juga sangat umum terjadi, terutama pada wanita. Penyebabnya bisa karena hormon, stres, pola makan, dan gaya hidup.
Jadi, kalau kamu udah lewat umur 20-an dan masih berjerawat, itu normal. Bukan karena kamu telat puber, kok!
4. Sinar Matahari Bisa Mengeringkan Jerawat
Memang, sinar matahari bisa bikin kulit lebih kering, dan sekilas jerawat terlihat membaik. Tapi efek jangka panjangnya justru buruk. Terlalu sering kena sinar UV bisa bikin kulit rusak, hiperpigmentasi, dan jerawat makin parah.
Penting banget buat tetap pakai sunscreen meski kulit berjerawat. Pilih yang non-comedogenic biar aman.
5. Makan Cokelat Bikin Jerawatan
Cokelat sering dijadikan kambing hitam tiap jerawat muncul. Tapi sebenarnya, belum ada bukti ilmiah yang kuat kalau cokelat langsung menyebabkan jerawat. Yang berpotensi memicu jerawat adalah kandungan gula dan susu dalam cokelat olahan.
Jadi kalau kamu pengin ngemil cokelat, pilih yang dark chocolate dengan kadar gula rendah. Aman dan tetap enak!
6. Makeup Bikin Jerawat Muncul
Makeup nggak salah selama kamu pilih produk yang tepat dan rajin membersihkan wajah. Pakai foundation atau concealer yang non-comedogenic dan bebas minyak bisa bantu menutupi jerawat tanpa memperparahnya.
Yang penting, jangan malas double cleansing setelah pakai makeup, apalagi sebelum tidur. Itu yang bisa bikin pori-pori tersumbat kalau diabaikan.
7. Jerawat Harus Diobati Pakai Produk Mahal
Harga skincare nggak selalu menentukan hasil. Banyak produk lokal atau alami yang efektif buat atasi jerawat. Kuncinya bukan di harga, tapi di kandungan dan kecocokan dengan jenis kulit kamu.
Kalau kamu cocok sama masker bengkoang atau cuka apel, silakan terusin. Jangan merasa harus beli produk luar negeri cuma karena tren.
8. Keringkan Kulit Biar Jerawat Hilang
Kulit kering belum tentu bebas jerawat. Justru kulit yang terlalu kering bisa memicu produksi minyak berlebih karena tubuh merasa kulit kekurangan kelembapan. Hasilnya? Jerawat bisa makin parah.
Makanya, tetap pakai pelembap meski kulit kamu berminyak. Pilih yang ringan dan bebas minyak.
9. Scrub Wajah Tiap Hari Bisa Bikin Kulit Mulus
Eksfoliasi memang penting, tapi kalau dilakukan terlalu sering bisa bikin kulit iritasi dan jerawat makin banyak. Scrub yang terlalu kasar juga bisa merusak lapisan pelindung kulit.
Idealnya, eksfoliasi cukup 1–2 kali seminggu. Gunakan scrub lembut atau chemical exfoliant sesuai kondisi kulit.
10. Jerawat Bisa Sembuh dalam Semalam
Kebanyakan produk yang mengklaim bisa hilangkan jerawat dalam semalam hanya menyamarkan, bukan menyembuhkan. Proses penyembuhan jerawat butuh waktu beberapa hari sampai minggu, tergantung seberapa parahnya.
Jangan buru-buru ganti produk tiap dua hari. Kasih waktu buat produk bekerja. Konsistensi jauh lebih penting daripada hasil instan.
Penutup
Mitos soal jerawat itu banyak banget dan gampang banget menyebar, apalagi lewat media sosial. Padahal, setiap kulit punya ceritanya masing-masing, jadi nggak bisa semua orang disamaratakan.
Di poltekkesternate.com, kami selalu dukung kamu untuk lebih kenal sama kulitmu sendiri. Mulailah dengan informasi yang benar, dan jangan malu buat konsultasi ke dokter kulit kalau butuh bantuan lebih lanjut. Daripada percaya mitos, mending cari tahu yang ilmiah!
